Aina Gamzatova, seorang jurnalis, sekaligus tokoh Muslim terkemuka di Rusia dipastikan akan maju dalam pemilihan Presiden Rusia yang dijadwalkan akan digelar pertengahan tahun ini. Aina akan menantang Presiden Rusia Vladimir Putin yang kembali maju dalam pilpres Rusia.

Melansir Russia Today pada Selasa (2/1), Aina adalah istri kepala mufti Dagestan, dan juga penasihat pemerintah dan masyarakat Dagestan. Selain itu, wanita berusia 46 tahun tersebut juga aktif menjalankan beberapa organisasi amal.

Aina menyerahkan surat pendaftarannya ke Komite Pemilu Pusat Rusia, kemarin. Dia dinominasikan sebagai kandidat Presiden oleh sebuah kelompok inisiatif lokal di Republik Dagestan Rusia pada akhir Desember dan maju sebagai kandidat independen.

Maju sebagai calon independen tanpa dukungan dari sebuah partai berarti Aina masih harus mengumpulkan dan mengirimkan sebanyak 300 ribu tanda tangan dari pendukung dari semua wilayah Rusia.

Kandidat yang mendapat dukungan dari partai yang bercokol di Parlemen tidak perlu mengumpulkan tanda tangan apapun, sementara yang didukung oleh partai-partai yang tidak diwakili di Parlemen Rusia harus mendapat dukungan 100 ribu tanda tangan.

Aina merupakan wanita Muslim pertama yang maju sebagai capres dalam pilpres Rusia. Dia telah mendapatkan dukungan dari komunitas Muslim Rusia dan bahkan mendapat perhatian media internasional.

Advertisements