Dalam Al Quran disebutkan betapa pentingnya pendidikan, mari kita pelajari awal bagaimana Al Quran diturunkan, dimana Nabi Muhammad SAW saat itu belum sama sekali mampu untuk membaca namun pada saat itu, Nabi Muhammad SAW dalam menemukan wahyunya dipaksa oleh malaikat jibril untuk membaca sehingga turunlah wahyu yang pertama yakni (Q.S  Al Alaq 1-5)             

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al ‘Alaq: 1-5).

Dari kandungan ayat tersebut nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama bahwa pendidikan merupakan hal yang paling mendasar bagi manusi, kemudian dilanjutkan dengan ayat yang kedua bahwa disitu disebutkan proses penciptaan manusia yang berasal dari segumpal darah. Dimana ayat tersebut untuk memperkenalkan proses bagaimana manusia diciptakan, siapa diri kita sebenarnya, kalau dalam bahasa jawanya Sopo Ingsun.

Dan pada ayat ketiga Allah mengajarka manusia melalui Kalam yang mengandung pengertian alam semesta sebagai Guru. Dengan demikian bahwa selain ayat ayat yang tertulis juga seharusnya kita sebagai seorang muslim tidak hanya memahami secara tekstual namun kita juga memahami secara nyata yakni alam semesta sebagai perantara.

Dalam memahami Al Quran hendaknya juga dibarengi dengan keadan yang sesungguhnya yakni Kauniah dan Kauliah harus sejajar beriringan sehingga tidak salah didalam menafsirkan makna yang terkandung di dalam AL Qur’an yang mulia.

Banyak fenomena didalam kehidupan dimasyarakat kita melakukan suatu hal yang hanya didasari dengan pemahaman secara tekstual sehingga menimbulkan salah penafsiran dan berakibat tidak baik, hal tersebut didasari karena minimnya pengetahun Misalkan munculnya bom bunuh diri dan prilaku prilaku yang menyimpang dari Al Qur’an.

Islam telah mendorong literasi dan  pendidikan sejak Al Quran diturunkan semenjak diturunkan, hal tersebut dibuktikan dengan firman Allah yang berbunyi

…Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…“.(Q.S.al-Mujadilah [58]: 11)

Dengan ilmu pengetahuan seseorang akan mendapatkan tempat kemuliaan, hal tersebut diterangan berkali-kali dalam Al-Qur’an petapa pentingnya pengetahuan, tanpa ilmu pengetahuan niscahya kehidupan manusia akan menjadi sengsara. Bahwa pengetahuan merupkan bekal utama manusia dalam mengarungi perjalanan hidupnya. Al Qur’an memposisikan manusia yang memiliki pengetahuan pada derajat yang tinggi

Bukan hanya sekedar penting namun juga wajib mencari ilmu pengetahuan dan menjadi sesuatu yang utama , Dalam Al Qur’an menegaskan kepada manusia agar senantiasa berfikir untuk mendapatkan pengetahuan dengan perantaraan Kalam , hal tersebut di sebutkan berkali kali hingga 100  kali.

Dan pada ayat yang lain disebutkan bahwa untuk mempelajari sesuatu harus dipahami dengan sungguh-sungguh tidak tergesa-gesa, hal tersebut disampaikan melalui Al Quran yang berbunyi ” Dan jangan tergesa gesa (Wahai Muhammad) dengan Al Qur’an sebelum wahyu itu selesai bagimu, dan katakan, “Tuhanku!Tingkatkan aku dalam pengetahuan (Q.S 20:114).

Bahwa untuk mengetahui sesuatu harus benar benar dipahami dan dimengerti semua membutuhkan sebuah proses pemahaman sehingga dalam memahami pengetahuan tidak instan, Dengan demikian Al Qur’an diturunkan secara beragsur angsur sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh umatnya

Advertisements